Alasan Menggunakan ERP pada Tahun 2015

post erp 0001

Seperti sudah pernah saya bahas sebelumnya, ERP merupakan salah satu sistem yang menjembatani kepentingan perusahaan dengan penyajian data yang dibutuhkan. Sebagai sebuah sistem yang harganya tidak murah, proyek ini pastilah memerlukan alasan, “kenapa harus dilakukan?” Dan pada tahun 2015 ini, Panorama Consulting, salah satu implementer ERP terbesar di dunia yang bermarkas di Denver, membuat sebuah report yang akan menjadi jawaban dari pertanyaan di atas.

Berikut adalah summary dari penelitian Panorama terkait alasan mengimplementasikan ERP:

Dari data di atas, kita dapat mengetahui bahwa perbedaan dari masing-masing alasan tidaklah terlalu jauh. But, that small different does matter.

Mari kita bahas satu persatu, urut dari yang paling banyak digunakan responden.

17 % Menggantikan ERP/sistem lama

Sebagian besar responden menggunakan alasan untuk menggantikan ERP/sistem lama sebagai dasar mengimplementasikan ERP yang baru. Hal ini sangat bisa dimaklumi, mengingat implementasi ERP adalah project besar yang sangat pelik dan ada kemungkinan proyek itu untuk gagal.

Meskipun sangat ditunjang oleh software, ERP tidak melulu bicara soal software. Pada aspek penelitian yang lain, ditunjukkan bahwa masalah terbesar dari implementasi sistem ERP bukanlah pada softwarenya, tapi pada sistem implementasi atau dari segi kesiapan perusahaan untuk menjalankan ERP.

Karena hal tersebut di atas, sangat mungkin sebuah perusahaan gonta-ganti sistem ERP dari berbagai vendor yang berbeda untuk menemukan sistem terbaik yang paling sesuai dengan perusahaan mereka.

12% Meningkatkan performa bisnis

Sistem ERP adalah sistem pengelolaan terhadap sumber daya yang ada di perusahaan, makanya tidak heran jika kemudian meningkatkan performa bisnis menjadi salah satu alasan paling kuat dalam mengimplementasikan ERP.

Dengan pencatatan data yang jelas, serta penghitungan berdasarkan histori yang terlacak, dan laporan yang membuat analisa menjadi lebih mudah, menjadikan sangat masuk akal, jika ERP diimplementasikan, harapannya performa bisnis akan meningkat.

12% Integrasi sistem dari berbagai lokasi yang berbeda

Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang sekarang, sudah sangat lazim perusahaan memiliki lokasi yang berbeda. Dalam industri manufaktur misalnya, bisa saja lokasi pabrik (factory) berbeda dengan lokasi gudang penyimpanan (warehouse) dan bisa juga berbeda dengan outlet tempat penjualan dilakukan. Dan sudah pasti, kantor keuangan juga berbeda tempatnya.

Untuk membantu mengintegrasikan data-data dari berbagai lokasi yang mungkin berbeda kota, provinsi, atau bahkan negara itu, sistem ERP memang sangat bisa membantu.

11% Menumbuhkan posisi perusahaan

Dengan sistem data yang semakin rapi berkat sistem ERP, kemungkinan pertumbuhan (growth) perusahaan sangat besar. Hal ini sangat dipahami oleh eksekutif pemegang kebijakan di perusahaan untuk menjadikannya alasan dalam mengimplementasikan ERP.

10% Menegakkan aturan

Sistem ERP memungkinkan pemimpin perusahaan untuk dapat mengetahui aktivitas apa saja yang terjadi di perusahaan. Baik itu dilakukan oleh orang gudang, orang pengadaan, orang sales, keuangan, HRD, dan lain-lain. Dengan kejelasan data seperti itu, tentu tidak salah jika proses implementasi ERP dilakukan dalam rangka menegakkan aturan.

Tapi, seperti yang kita semua tahu, beberapa eksekutif perusahaan tidak mementingkan ada pelanggaran peraturan, selama keuntungan yang didapatkan perusahaan tetap besar. Hehe. Jadi, tidak heran jika hanya 10% responden yang mengimplementasikan ERP dalam rangka untuk menegakkan aturan.

10% Standarisasi Operasi Global

Untuk memudahkan bisnis proses di dalam perusahaan (baik itu perusahaan manufaktur atau yang lainnya) pastilah dibutuhkan sebuah operasi global yang baku. ERP memiliki kemampuan untuk membantu terjadinya hal itu. Meskipun, standarisasi operasi global bukanlah tujuan utama dari ERP.

7% Menyenangkan Pemegang Saham atau Parent Company

Dengan kemampuan ERP untuk menyajikan data aktivitas perusahaan secara real time, sudah pasti pemegang saham akan sangat senang jika perusahaan menggunakan ERP. Tapi, hal tersebut juga tidak menjadi main objective dari implementasi ERP. Mengapa? Karena tujuan ERP mungkin memang menjadi dasar tindakan perusahaan secara real.

7% Melayani Customer dengan lebih baik

Sebelumnya saya harus klarifikasi terlebih dahulu, ERP sangat berpotensi untuk membantu perusahaan melayani customer. ERP dapat membantu kontrol sales order atau work order dari customer, bahkan sampai di level: sekarang barang yang dipesan sampai pada proses produksi yang mana? Apakah masih dalam tahap menunggu DP, pembelian bahan baku, sampai di proses produksi sequence 1, 2, 3, dst atau sampai pada tahap pengiriman? ERP dapat membantu perusahaan menyajikan data itu untuk customer.

Selain itu, sistem ERP juga dapat membantu perusahaan menangani komplain dari customer terkait kualitas barang yang dikirim. Dengan bantuan sistem ERP, perusahaan akan dapat melacak dari mana produk (finished good) itu berasal. Dari proses produksi yang mana, dari mesin yang mana, bahan bakunya dari vendor yang mana, dan lain-lain.

Tapi, dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan dari customer bukanlah tujuan utama dari implementasi ERP dilakukan.

7% Memudahkan Pekerjaan karyawan

ERP adalah sistem yang sangat bisa memudahkan cara kerja karyawan. Hal itu tidak dapat dipungkiri lagi. Mengapa? Karena prosedur-prosedur yang dulu harus dilewati dengan proses penghitungan yang sulit, besar kemungkinan akan dapat dibantu oleh software ERP dengan satu kali klik saja. Hehe.

Tapi, bagi sebagian besar pemimpin perusahaan, kemudahan kerja karyawan bukanlah fokus utama dalam bisnis proses. Bahkan, dalam beberapa budaya perusahaan, ada yang akan sengaja menambah beban kerja karyawan jika departemennya terlihat santai dan banyak waktu luang.

Jadi, sudah jelas bahwa meskipun ERP akan memudahkan kerja karyawan, hal tersebut bukanlah tujuan utama dari implementasi ERP dalam sebuah perusahaan.

1% Perusahaan lain memiliki ERP

Saya tidak tahu mengapa hal ini bahkan menjadi sebuah alasan. Hanya karena perusahaan lain menggunakan ERP, lantas perusahaan memutuskan untuk mengimplementasikan ERP? I mean, really?

Itulah tadi alasan menggunakan ERP pada tahun 2015 yang saya ambil dari laporan tahunan Panorama Consulting. Semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan dan ingin ngobrol soal sistem ERP terutama di industri manufaktur, silahkan share di comment box.

Application Consultant di RUN SYSTEM. Untuk ngobrol dengannya, sapa dia di akun twitternya: @agfianmuntaha.
Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *