Apa itu Aanwaijzing dan Pengaruhnya untuk Proses Procurement

Apa itu aanwaijzing dan pengaruhnya dalam proses procurement perusahaan – finishgoodasia.com.

Beberapa orang mungkin sama sekali asing dengan istilah aanwaijzing ini. Kalau boleh jujur, saya juga tidak ingin panjang lebar menjelaskan artinya secara epistimologi dan dari mana kata ini berasal. Saya tidak paham-paham banget. Karena saya memang bukan ahli bahasa. Jadi, mari kita bahasnya secara fungsional saja ya. Kalimat yang sudah akrab sekali didengar dari orang-orang procurement dan mungkin keuangan ini, sebenarnya bukan hal yang sama sekali baru di dalam dunia bisnis.

Mari kita mulai.

Oh, sebelumnya, agar teman-teman membaca tulisan saya enak, aanwaijzing dibaca enwezing ya. Tidak terlalu rumit.

Sebelum membahas apa itu aanwaijzing, ada baiknya kita melihat prosedur sederhana dalam sebuah proses procurement bernilai besar atau proyek (jika sifatnya jasa).

Ketika nilainya besar, orang procurement tidak sekedar menerima quotation dari vendor-vendor yang disukainya, melainkan harus melalui proses lelang. Ada banyak faktor mengapa lelang atau tender ini harus dilakukan. Salah satunya, adalah agar perusahaan tidak dirugikan di dalam proses pembelian ini. Jangan lupa, proses pembelian adalah kerannya uang perusahaan. Potensi kebocoran terbesar cashflow perusahaan, kemungkinan dari proses ini.

Apalagi dalam kasus perusahaan adalah TBK alias tidak dimiliki perseorangan, proses lelang dan tender wajib hukumnya. Karena pembeliannya harus dipertanggungjawabkan kepada banyak orang. Beda dengan perusahaan keluarga, yang apabila bosnya sudah setuju, maka semua bisa diatur.

Nah, ketika proses tender dilakukan, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan, setidaknya untuk yang paling sederhana adalah: aanwaijzing, lalu pengajuan harga dan mungkin presentasi dari masing-masing vendor, pemilihan pemenang tender, proses sanggahan, hingga akhirnya sampai pada proses penetapan pemenang. Itu setidaknya yang paling sederhana ya. Kalau nilainya makin besar, biasanya makin banyak pula tahapannya.

Jadiii, kembali pada pertanyaan awal, apa itu aanwaijzing?

Dari sedikit ilustrasi di atas, seharusnya jadi agak spoiler dong ya, tentang aanwaijzing itu sendiri, hehe.

Yap, aanwaijzing adalah proses setelah kebutuhan dilayangkan oleh perusahaan kepada vendor, dan sebelum vendor melakukan penawaran harga secara resmi dan kadang-kadang presentasi. aanwaijzing secara sederhana adalah proses di mana perusahaan (calon konsumen) bertemu dengan vendor peserta lelang dalam sebuah forum untuk membahas Term Of Referrence dari vendor.

Pada kesempatan ini, perusahaan menjelaskan kepada vendor tentang kebutuhannya, dan calon vendor dipersilakan untuk bertanya dan meminta koreksi dari kebutuhan itu. Jika perusahaan setuju, tidak mustahil ada TOR yang bisa berubah dari proses aanwaijzing ini, dan membuat peluang calon vendor menjadi lebih besar, karena kemungkinan pemenuhan kebutuhannya juga pasti semakin meningkat.

Yap, kurang lebih itulah sedikit pembahasan saya tentang apa itu aanwaijzing dan pengaruhnya kepada proses procurement perusahaan. Semoga saja yang sedikit ini dapat bermanfaat. Dan seperti biasa, jika ada pertanyaan, jangan ragu untuk menanyakannya di kolom komentar. Salam. 🙂

Application Consultant di RUN SYSTEM. Untuk ngobrol dengannya, sapa dia di akun twitternya: @agfianmuntaha.
Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *