Apa Itu HORECA

POST GENERAL 0001

Dunia industri memiliki banyak sekali sektor dan fungsi. Salah satunya adalah HORECA. Artikel ini akan membahas tentang apa itu HORECA, arti kata HORECA secara eksplisit, implikasinya dalam industri manufakturing, dan karakter orang yang cukup sesuai untuk menjadi seorang HORECA marketing.

HORECA awalnya digunakan di Belanda, dan kemudian menjadi sebuah istilah yang terkenal di kalangan pebisnis Asia dan Eropa. Lalu, saat dunia menjadi semakin kecil dan kecil (thanks to Communication Technologies), istilah ini menyebar ke benua Amerika dan benua-benua besar lainnya.

Lalu, sebenarnya apa HORECA itu sendiri?

HORECA merujuk kepada industri layanan makanan (food service industry) yang berarti setiap kali kita berbicara tentang HORECA, maka selalu merujuk kepada food service industry. HORECA sendiri adalah singkatan dari HOtel, REstaurant, and CAfe ย atau HOtel, REstaurant, and CAtering. Tergantung pada siapa kamu bertanya sih sebenarnya.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, HORECA selalu merujuk pada industri makanan. Artinya, orang-orang yang cocok menjadi seorang HORECA marketing tentu saja adalah orang yang memiliki kompetensi di bidang food service, untuk barang-barang yang memang memenuhi syarat food grade. Pengetahuan akan dunia kuliner juga menjadi sebuah nilai plus untuk seorang HORECA marketing.

Ya, saya rasa itu saja sekilas yang bisa saya bagikan tentang HORECA. Jika ada pertanyaan tambahan atau yang tidak dimengerti, bisa langsung disampaikan di comment box. Saya akan senang sekali berbincang dengan anda terkait HORECA dan kaitannya dengan industri yang ada di dalam manufakturing.

Application Consultant di RUN SYSTEM. Untuk ngobrol dengannya, sapa dia di akun twitternya: @agfianmuntaha.
Facebook Comments

7 thoughts on “Apa Itu HORECA

  1. hi..Pak Agfian..salam kenal ..saya izul, mohon inside nya perihal segmen HORECA karena di perusahaan yang saya tempati akan di bentuk divisi HORECA? PLease

    1. Halo Pak Izul, jadi inside seperti apa yang bapak maksud? Kalau optimalisasi divisi yang akan dibentuk, secara umum tentu saja, tujuannya harus jelas, apa yang ingin dicapai perusahaan dengan adanya divisi tersebut. Kemudian bisa diturunkan pula jobdesc divisi itu, hingga kemudian bapak bisa memetakan kompetensi apa saja yang dibutuhkan bagi orang yang akan mengisi posisi di divisi tersebut. Ada baiknya bapak juga membuat FS sederhana untuk menganalisa seberapa penting pembentukan unit ini. Takutnya, bisa saja penambahan divisi ini mengakibatkan: aset untuk produksi produk baru bertambah. Tapi jika tidak, FS bisa dikesampingkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *