Apa Itu Raw Material atau Bahan Baku dalam Manufaktur

post item 0001

Manufaktur sebagai industri yang terbilang cukup rumit dalam dunia bisnis, memang memiliki banyak sekali aspek yang unik. Salah satunya, karena manufaktur sendiri berarti adalah proses mengubah bahan mentah menjadi barang jadi yang bisa dikonsumsi sesuai kebutuhan manusia, adalah keberadaan dari bahan baku itu sendiri. Untuk itulah, artikel ini akan membahas mengenai pengertian dari raw material, dan apa fungsi dari bahan baku itu sendiri dalam bisnis manufaktur.

Pengertian raw material

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai pengertian dari raw material, ada baiknya kita simak pengertian kata mentah yang ada di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berikut:

men·tah a 1 belum masak; belum waktunya untuk dipetik, diambil hasilnya dsb (spt buah-buahan): buahnya masih — . rasanya asam dan sepat; 2 belum matang; belum selesai diolah untuk dimakan (tt makanan): nasi itu perlu ditanak lagi krn sebagian masih –; 3 belum mantap benar; belum sempurna; belum putus: perundingan itu masih — , masih perlu dilanjutkan lagi;

 

men·tah-men·tah adv 1 tidak dng dimasak (diolah): sayuran itu dimakannya – dng sambal; 2 begitu saja; tidak dng syarat apa-apa; sama sekali: usulnya ditolak -;

 

me·men·tah·kan kl v 1 mengembalikan pd keadaan tidak sempurna; 2 membatalkan hasil yg sudah pasti; menjadikan mentah: jangan – hasil musyawarah yg telah disetujui bersama;

 

ke·men·tah·an n hal atau keadaan mentah

 

Jadi, seperti yang telah terlihat dari arti kata mentah di atas, kita dapat mengartikan bahwa raw material adalah bahan-bahan utama yang dibutuhkan oleh pabrik untuk mengalami proses produksi menjadi barang konsumsi / finish good yang bisa dijual.

Fungsi dari Bahan Baku atau Raw Material

Karena menjadi item atau bahan utama yang akan mengalami proses produksi, sudah barang tentu fungsi raw material ini sangatlah vital dalam proses bisnis manufaktur. Bisa kita bilang, ketidak-adaan raw material bisa berakibat pada terhentinya proses produksi (off production) pada pabrik, dan jika terus-menerus terjadi tanpa ada pembenahan, bisa membuat pabrik bangkrut atau pailit.

Jadi, secara singkat dapat kita katakan bahwa raw material adalah sumber utama dari bisnis manufaktur itu sendiri.

Biasanya, untuk mendapatkan raw material, pabrik yang bersangkutan membeli dari vendor yang dilakukan oleh departemen purchasing.

Bahan baku atau raw material sendiri adalah satu dari sekian banyak jenis item yang ada di dalam pabrik, bersama dengan bahan penolong, sparepart, barang setengah jadi, dan masih banyak lainnya. Barang-barang itu kemudian disimpan di dalam masing-masing gudang/warehouse yang setiap periode dicek stoknya agar tidak mengganggu proses produksi.

Demikianlah informasi yang dapat saya berikan tentang raw material atau bahan baku atau bahan mentah. Semoga bermanfaat.

Application Consultant di RUN SYSTEM. Untuk ngobrol dengannya, sapa dia di akun twitternya: @agfianmuntaha.
Facebook Comments

11 thoughts on “Apa Itu Raw Material atau Bahan Baku dalam Manufaktur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *