Karyawan, Inilah Cara Untuk Menjaga Semangat Bekerja di Pabrik

POST HRD 0003

Bekerja di pabrik itu melelahkan.

Semua orang tahu akan hal itu. Jam kerja yang padat, ditambah pekerjaan yang seperti tidak ada habisnya sudah tentu membuat tingkat stres mudah untuk meningkat. Tak peduli anda orang lapangan yang harus mondar-mandir ke sana kemari, atau admin yang seharian duduk di depan komputer, tekanannya sama saja beratnya.

Tekanan yang tinggi dari bos pun tidak kalah hebatnya. Hari ini lelah bekerja, besoknya diprotes pihak luar, eh, besoknya lagi dimarahi bos lagi. Pusing? Tenang saja, anda tidak sendiri kok.

Tingkat stress di pabrik memang tinggi, dan itu hal yang wajar. Kalau anda merasa lelah saat bekerja, itu wajar. Secara fisik memang hampir tidak mungkin bekerja tanpa rasa lelah. Tak masalah.

Yang berpotensi menjadi masalah adalah apabila: anda kehilangan semangat untuk bekerja. Lelah boleh, kerja tanpa semangat, jangan. Karena itu, menjaga semangat bekerja adalah sebuah hal mutlak yang harus anda lakukan, demi semua kepentingan anda.

Apa tanda-tanda kita sudah kurang semangat dalam bekerja? Gampang.

Kalau kita mulai merasa malas untuk berangkat bekerja di pagi atau malam hari. Kalau kita merasa tidak memiliki target untuk dikejar di periode ini. Kalau kita merasa pekerjaan kita tidak penting sehingga tidak harus dilakukan. Maka pada saat itulah sejatinya kita sudah kehilangan semangat bekerja.

Lalu bagaimana cara menjaga semangat bekerja agar kita bisa tetap produktif?

Yang pertama, saya tidak akan bilang gampang. Itu bohong. Anda boleh meninggalkan halaman ini sekarang juga kalau saya sampai bilang gampang. Menjaga semangat bekerja itu susah.

Dan itu yang harus kita ketahui bersama. 🙂

Oke, setelah itu apa?

Setelah itu saya akan mencoba memberi saran.

Jadi, yang perlu kita lakukan agar semangat dalam bekerja selalu ada dan tidak padam adalah: mengingat kembali visi kita bekerja di perusahaan atau pabrik saat ini.

Saya ulang ya, cara menjaga semangat bekerja dalam perusahaan atau pabrik adalah mengingat kembali visi kita bekerja di perusahaan.

Ingat, yang saya maksud di sini adalah visi kita, bukan visi perusahaan. Istilah saya, sebodo amat dengan visi perusahaan yang panjang dan kadang sengaja dibuat untuk tidak bisa dicapai itu, yang penting adalah visi kita.

Ya, saat memutuskan untuk bekerja di perusahaan sekarang, kita pasti memiliki tujuan dan visi di dalamnya. Visinya tentu saja tidak perlu yang keren-keren. Biasanya visinya sangat individual, seperti dari bekerja bisa punya mobil, dari bekerja bisa bayar utang, dari bekerja bisa menikah, dari bekerja bisa menyekolahkan anak, dan sebagainya.

Terkesan sok filosofis memang, tapi dengan mengingat visi kita, semangat bekerja kita akan terisi kembali. Itulah alasan beberapa orang suka memasang foto keluarganya di meja kerja atau di wallpaper komputernya. Karena dengan melihat senyum mereka, biasanya kita akan ingat dengan visi kita saat bekerja.

Saya bertemu dengan orang di sebuah perusahaan manufaktur yang setiap hari bekerja sangat keras, jam 7 pagi sampai jam 7 malam. Dan itu mereka lakukan setiap hari. Bayaran ya tidak bisa dibilang besar. Tapi mereka selalu bersemangat saat bekerja, tidak malas-malasan. Saat saya tanyakan alasannya, ternyata karena anaknya sebentar lagi akan kuliah, dan dia harus semakin rajin bekerja.

Luar biasa bukan?

Yup, jadi sekali lagi, mengingat visi kita saat bekerja adalah cara untuk menjaga semangat bekerja di pabrik dengan kepenatan rutinitasnya yang membunuh.

Selamat malam.

Application Consultant di RUN SYSTEM. Untuk ngobrol dengannya, sapa dia di akun twitternya: @agfianmuntaha.
Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *