Karyawan, Inilah Hak Libur Berbayar Kalian Yang Sudah Diatur Oleh Undang-Undang

post hrd 0004

Hak libur berbayar merupakan hak bagi karyawan untuk tidak masuk kerja namun mendapatkan bayaran. Dan seringnya karyawan tidak tahu, bahwa-bahwa hak mereka sudah diatur dan dijamin oleh Undang-undang agar dilaksanakan oleh pemberi kerja. Jadi, untuk para karyawan, bacalah artikel kalian untuk mengetahui hak libur berbayar kalian yang harus dipenuhi oleh pengusaha.

Adapun tulisan ini akan membahas hak libur yang gajinya tetap dibayar saja. Untuk aturan yang menyangkut tentang hak libur lainnya, kami tidak akan bahas dulu. Saran dari kami, setelah membaca tulisan ini, coba cek Peraturan Perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama yang ada di perusahaan kalian, lalu pastikan perusahaan kalian sudah menaati aturan ini. Berani? Hehe.

Lalu sebenarnya apa saja hak libur berbayar yang sudah diatur oleh Undang-undang itu? Mari kita jabarkan satu persatu.

Hak Libur Berbayar Untuk Karyawan Yang Menikah

Ya, jika anda ingin melangsungkan pernikahan, maka Undang-undang sudah mengatur untuk memberikan anda hak libur. Dan perlu diingat, hak libur ini bersifat tetap dibayar. Sehingga anda tetap mendapatkan gaji anda atau anda tetap dianggap masuk oleh perusahaan, meskipun secara fisik anda sama sekali tidak ada di kantor. Di tempat lain yang menyenangkan tentunya.

Berapa hari yang diberikan untuk anda? 3 Hari. Jadi kalau ditambah weekend anda bisa mendapatkan 4-5 hari. Lumayan untuk bulan madu.

Hak Libur Berbayar Untuk Karyawan Yang Menikahkan Anaknya

Pernikahan adalah waktu sakral bagi setiap manusia. Dan tidak heran apabila semua orang yang menikah berharap agar orangtuanya dapat datang dan menyaksikan dirinya menyempurnakan separuh agamanya. Perusahaan sudah seharusnya memberikan kesempatan kepada karyawan yang anaknya akan menikah untuk beristirahat di waktu itu.

Jadi, saat anak anda menikah, tidak perlu ragu untuk mengajukan libur. Karena hak anda sudah diatur oleh Undang-undang.

Berapa hari yang diberikan untuk anda? 2 Hari. Tidak sebanyak kalau anda sendiri yang menikah tentunya.

Hak Libur Berbayar Untuk Karyawan Yang Mengkhitankan/Membaptis Anaknya

Ya, jadi bagi anda yang beragama islam dan kristiani, saat anak anda mengalami momen sakral keagamaan menuju proses pendewasaan, anda berhak untuk meminta hari libur dan tetap mendapatkan gaji. 2 Hari adalah waktu yang dijamin oleh perusahaan. Kalau ternyata anak anda seminggu belum sembuh juga sakit karena di-khitan, maka anda tetap tidak boleh menambah jumlah cuti anda, kecuali anda menggunakan hak cuti tahunan anda.

Hak Libur Berbayar Untuk Karyawan Yang Istrinya Melahirkan atau Keguguran

Bos anda tidak memiliki hak untuk memisahkan anda (yang laki-laki) dengan istri anda yang sedang melahirkan atau keguguran. Bagaimanapun juga, anda diberi hak untuk ada dan menjaga istri anda saat masa-masa kritis itu. Hari yang diatur oleh Undang-undang adalah 2 hari.

Hak Libur Berbayar Untuk Karyawan Yang Anaknya/Istrinya/Suaminya/Orang Tua/Mertua Meninggal Dunia

Saat bersenang-senang anda memiliki hak untuk libur, begitu pula saat berkabung. Hak anda sudah dijamin oleh perusahaan untuk menghadiri pemakaman keluarga anda. Jatah yang diberikan adalah 2 hari.

Hak Libur Berbayar Untuk Karyawan Yang Anggota Keluarga Dalam Satu Rumah Meninggal Dunia

Bagaimana jika yang meninggal adalah selain anak/istri/suami/orang tua/mertua? Kalau dia masih tinggal dalam satu rumah dengan anda, maka anda berhak untuk mengajukan libur yang tetap mendapatkan gaji selama 1 hari penuh.

Hak Libur Berbayar Untuk Karyawati Yang Mengalami Haid

Untuk para lelaki, mohon maaf hak ini tidak diperuntukkan untuk anda. Yang berhak mendapatkan hak ini adalah para wanita yang mengalami hari pertama haid, di mana biasanya saat itu sakit tak tertahankan muncul. Maka, karyawan itu berhak mendapatkan jatah cuti selama satu hari.

Hak Libur Berbayar Untuk Karyawati Yang Melahirkan

Jika suami mendapatkan jatah dua hari libur, maka bagi wanita yang melahirkan, jatahnya menjadi lebih lama lagi. Jumlah hari libur yang dibayar gajinya jika ditotal akan mencapai waktu selama 3 bulan. Rincian idealnya biasanya adalah: 1,5 bulan sebelum HPL dan 1,5 bulan setelah HPL. Anda tidak perlu masuk dan gaji dibayar full selama 3 bulan itu.

Jadi, bagaimana? Sudah mendapat pencerahan tentang hak-hak apa saja yang sudah dijamin oleh Negara? Jadi anda jangan mau diperas habis-habisan oleh bos anda, ya.

Salam.

Application Consultant di RUN SYSTEM. Untuk ngobrol dengannya, sapa dia di akun twitternya: @agfianmuntaha.
Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *