Mengapa Fitur Cost Control Sangat Penting untuk Software ERP

Fitur Cost Control Sangat Penting Untuk Software ERP – Finishgoodasia.com

Membicarakan tentang Software ERP (Enterprise Resource Planning), tentu saja tidak bisa lepas dari fitur-fiturnya yang terlihat menggiurkan bagi sebagian besar orang yang menjalankan perusahaan. Baik itu direksi atau owner sekalipun. Ada beberapa fitur yang memang sangat dicari dan menentukan keputusan seorang petinggi perusahaan untuk memutuskan apakah software ERP tersebut akan digunakan di perusahaannya atau tidak.

Hanya saja, seringkali orang terjebak ketika mendengar kata fitur ERP ini. Karena seringnya, orang justru mencari fitur yang sifatnya nice to have saja. Untuk keren-kerenan. Padahal sebenarnya tidak perlu-perlu amat. Contohnya: Dashboard kurs rupiah hari ini, grafik penjualan, dan sebagainya. Iya, data tersebut memang dibutuhkan, benar. Tapi harus kita pahami juga, bahwa data seperti itu, walaupun terlihat keren dan bermanfaat, sebenarnya bisa didapatkan dengan mudah. Istilah kasarnya, beli ERP cuman untuk mendapatkan fitur itu mah, rugi!

Istilah kasarnya, beli ERP cuman untuk mendapatkan fitur itu mah, rugi!

Lalu apa dong, fitur ERP yang seharusnya dicari dan dimanfaatkan oleh petinggi perusahaan? Well, tentu saja ada banyak fitur lainnya yang bisa kita gunakan. Tapi di tulisan ini, saya ingin mengulas satu fitur yang menurut saya sangat penting, dan selama ini menjadi senjata saya saat memperkenalkan produk ERP di tempat saya bekerja. Fitur tersebut adalah: Cost Control! Yap, kontrol biaya.

Jadi, mari kita mulai ke pokok permasalah, seperti tertera pada judul tulisan ini:

Mengapa Fitur Cost Control sangat Penting untuk software ERP?

Sebelum membahas hal tersebut, izinkan saya bercerita sedikit tentang proses menjalankan perusahaan yang saya ketahui. Pertama, perusahaan dibuat pastilah dengan tujuan yang sederhana: mendapatkan laba sebanyak-banyaknya. Ada beberapa kasus di mana perusahaan tidak dibuat dengan visi itu, tapi saya ambil umumnya saja. Umumnya, ya buat cari laba itu.

Terus?

Ya, kita tahu bahwa setiap tahun perusahaan pasti selalu mentargetkan labanya bertambah, (atau dalam beberapa kasus, ruginya berkurang). Nah, komponen pembentuk Laba perusahaan sebenarnya ada 2 saja:

Pendapatan dan Beban Biaya.

Jadi, untuk menambah laba, sebenarnya cukup simpel: Menambah pendapatan atau mengurangi beban biaya.

Udah, cuma 2 itu saja. Hanya menambah pendapatan atau mengurangi beban biaya. 2 saja.

Tapi ya gitu, dari 2 itu, komponennya banyak dan sangat luas.

Menambah pendapatan bisa dengan berbagai cara: penjualan lebih banyak, atau harganya lebih tinggi. Penjualan lebih banyak bisa bersumber dari persebaran produk yang lebih luas, penetrasi pasar ke tempat geografis yang lebih banyak, atau produksi barang jadi yang semakin banyak sehingga bisa semakin banyak jualan. Harganya lebih tinggi juga sama saja, sumbernya bisa dari banyak hal.

Mengurangi beban biaya? Ini juga tidak kalah banyak faktor pembentuknya. Kalau perusahaan memiliki inventory yang besar, maka kontrol penggunaan inventory tersebut bagaimana. Jika tidak punya, maka beban terhadap gaji pegawainya seperti apa, misalnya. Atau sumber biaya yang tidak perlu, misalnya entertain, atau perawatan alat-alat dibuat menjadi lebih hemat, dan buanyaaaak lagi caranya.

Dan ketika perusahaan kita sudah semakin besar, melihat beban biaya tidak semudah menghitung berapa uang yang kita habiskan untuk jajan tahu bulat setiap bulannya. Ada banyak metode penghitungan, ada banyak aturan main, ada banyak kepala yang terlibat untuk melakukan perhitungannya. Dan biasanya, semakin besar perusahaan, semakin sulit untuk mengetahu biaya real yang dikeluarkan perusahaan dalam sebulan.

Kenapa? Karena penghitungan beban biaya perusahaan sendiri sebenarnya tidak saklek baku pada satu aturan. Beban bisa kita hitung berdasarkan cash basis atau accrual basis. Maksudnya? Ya kalau kita menghitung biaya berdasarkan cash basis, maka kita hanya akan menghitung beban biaya apabila kita sudah mengeluarkan uang untuk hal tersebut, sedangkan accrual basis melihat berdasarkan kapan kita menggunakan barang/jasa yang berpotensi membuat kita keluar uang tersebut.

Banyak cara penghitungan, banyak yang dihitung, dan banyak yang menghitung, membuat pemimpin perusahaan, seringnya untuk sekedar mengetahui berapa beban biaya real sebulan perusahaannya saja, sudah menjadi kemewahan yang hakiki.

Kalau melihat saja sudah mewah, apalagi mengkontrolnya bukan? Yap, itulah yang dijanjikan oleh software ERP. Dengan menggunkan software ERP, pemimpin perusahaan akan dimungkinkan untuk melihat laporan biayanya, setiap bulan, setiap department, dan bahkan setiap mata anggaran di dalam department itu! Tidak hanya melihatnya, pemimpin perusahaan juga dimungkinkan untuk mengkontrol proses transaksi yang menyebabkan biaya itu terjadi (tidak harus melalui dia, tapi dari pemimpin setiap bagian yang dia percayai, tentu saja). Karena Software ERP bukan sekedar aplikasi untuk mencatat transaksi, tapi juga menjadi validasi transaksi.

Software ERP bukanlah sekedar aplikasi, tapi system yang mengatur cara kerja karyawan di perusahaan.

Sehingga, fitur cost control sangat penting untuk software ERP. Karena software ERP itu mahal, dan tentu saja pemimpin perusahaan tidak mau melakukan invenstasi yang tidak kembali bukan? Itulah kenapa walaupun software ERP berharga sangat mahal, sebanding dengan potensi ROI yang akan didapatkannya.

Dan untuk mendapatkan laporan biaya yang kemudian bisa kita kontrol inilah yang biasanya berdarah-darah di awal. Tidak sesederhana untuk melihat kurs pekan ini yang bisa kita dapatkan secara gratis berbagai situs. Atau laporan penjualan yang dapatnya tidak terlalu susah. Tapi kalau laporan dari proses kita menerima bahan baku, memproduksinya, sampai jadi barang yang siap dijual, sudah tentu laporannya susah didapat, bukan?

Jadi, kurang lebih itulah menurut saya, mengapa Fitur Cost Control Sangat Penting untuk Software ERP.

Tentu saja, ada banyak fitur lain yang menarik untuk didapatkan di software ERP. Kapan-kapan saya akan bahas saat ada waktu.

Selamat hari libur. 😀

Facebook Comments

Application Consultant di RUN SYSTEM. Untuk konsultasi, undangan acara, atau sekedar ngobrol soal bisnis, kirim saja ke surelnya: ian@runsystem.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *