(Assessment) Mengapa Penilaian Karyawan Penting

post hrd 0001

Assessment РKetika membicarakan Human Resource Development, kita tentu tidak hanya sekedar membicarakan tentang keluar masuk karyawan saja. Keluar-masuk karyawan itu penting, tapi bukan berarti menjadi satu-satunya aspek dalam HRD semata. Salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam HRD adalah perkembangan karyawan itu sendiri. Bahkan, bisa dibilang perkembangan karyawan memegang peranan penting dalam berjalanannya bisnis proses perusahaan.

Mencari karyawan yang pintar itu mudah. Mencari karyawan yang loyal itu susah. Apalagi mencari karyawan yang pintar dan loyal.

Nah, dalam proses memantau perkembangan karyawan itulah, diperlukan proses penilaian yang dilakukan secara berkala. Dengan menjalanankan penilaian secara berkala akan membuat perusahaan bisa memantau perkembangan karyawan itu dalam jangka waktu yang tepat. Akibatnya, keputusan untuk memindah-tugaskan karyawan akan semakin berdasar.

Untuk semakin jelas, mari kita bahas penilaian karyawan secara lebih detail.

Apa itu assessment?

Penilaian adalah proses evaluasi yang diberikan kepada karyawan terkait. Biasanya, dokumen ini dibuat dan dieksekusi dalam rangka pengubahan status karyawan bersangkutan. Jadi, sebelum karyawan di mutasi/promosi/demosi oleh pimpinan departemen, akan dibuatkan dokumen assessment-nya yang dibuat oleh supervisor atau atasan dari karyawan bersangkutan. Hasil dari dokumen itu akan menjadi dasar untuk melakukan eksekusi pengubahan jabatan karyawan yang bersangkutan.

Kapan assessment dilakukan?

Biasanya, penilaian dilakukan dalam periode tertentu yang berkaitan dengan status kekaryawanan. Contoh sempurna adalah periode 3 bulan pertama setelah masuk kerja pertama kali (masa training) atau setiap tahun dalam rangka kenaikan gaji. Bisa juga dilakukan saat ada kejadian insidental yang membuat pengubahan status harus dilakukan sesegera mungkin, tapi manajemen belum berani mengambil keputusan selama tidak ada dasarnya. Maka assessment ini dilakukan.

Apa manfaat dari assessment?

Manfaat yang utama adalah memberikan perusahaan gambaran historis tentang perkembangan karyawan tersebut. Di satu sisi yang lain, hal ini juga memberikan feedback yang pantas diterima oleh karyawan. Sehingga tidak menutup kemungkinan, karyawan akan bisa melakukan pekerjaannya dengan lebih baik ke depan.

Bagaimana format assessment?

Sebenarnya format assessment tidak terlalu aneh. Beberapa perusahaan memiliki standarnya sendiri untuk dicapai. Tapi secara umum, mungkin seperti ini format assessment:

  1. Kompetensi karyawan dibagi terlebih dahulu ke dalam tiga bagian besar: (1) core competency, (2) soft competency, (3) technical competency
  2. Kemudian, tiga bagian besar itu dibreakdown lagi, core competency apa saja yang harus dimiliki oleh karyawan pada posisi itu. Harus diingat bahwa masing-masing posisi pekerjaan akan berbeda di sini.
  3. Setelah itu, minta supervisor untuk memberikan angka 5-10 untuk masing-masing aspek.
  4. Dengan rumus tertentu, perhitungan rata-rata akan menjadi dasar apakah karyawan tersebut pantas naik pangkat atau turun pangkat atau tetap.
  5. Biasanya rumus yang berlaku adalah sebagai berikut:

a. 3-4,9 : perhatian / counseling

b. 5-6,9 : Baik, diperlukan training dan coaching secara berkala

c. 7-8,9: Sangat baik

d. 9-10: Memuaskan (trainer, promosi, karyawan teladan)

Nah, dari rumus itu, jadi semakin terbayang bukan, betapa pentingnya assessment? Karena kebutuhan HRD untuk memberikan counseling ataupun training bisa dilihat dari dokumen ini.

Demikian artikel kami tentang pentingnya assessment. Semoga bermanfaat.

Application Consultant di RUN SYSTEM. Untuk ngobrol dengannya, sapa dia di akun twitternya: @agfianmuntaha.
Facebook Comments

One thought on “(Assessment) Mengapa Penilaian Karyawan Penting

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *