Sekilas Tentang Aset

POST ITEM 0003

Aset merupakan salah satu elemen penting dalam perusahaan manufaktur. Sebuah perusahaan memiliki kepentingan untuk menggunakan aset, baik itu dalam proses di lapangan ataupun proses di pembukuan keuangan. Untuk itulah, artikel ini akan membahas beberapa hal yang sebaiknya anda ketahui tentang aset.

Apa itu Aset?

Ya, hal pertama yang harus diketahui adalah definisi dari aset itu sendiri. Karena aset sendiri adalah sebuah entitas yang penting dalam proses bisnis. Menurut KBBI, pengertian aset cukup simpel, yaitu sesuatu yang memiliki nilai tukar atau modal. Bisa dibilang pengertian singkat itu sudah cukup mewakili. Meskipun, dalam proses bisnis perusahaan manufaktur, ada hal-hal yang harus lebih kita perhatikan detailnya. Apa itu?

Mari kita lihat pada syarat-syarat sederhana tentang aset ini:

Syarat sebuah barang bisa dikatakan Aset

Apa saja syarat barang bisa dikatakan sebagai aset? Secara garis besar, ada 3 poin:

  1. Aset haruslah dimiliki secara utuh oleh perusahaan. Jika barang/item tersebut hanyalah berupa barang pinjaman dari institusi lain, atau mungkin juga sewaan, maka dia tidak bisa dianggap sebagai aset dari perusahaan.
  2. Aset haruslah memiliki nilai penyusutan. Pembiayaan aset tidak bisa langsung dibebankan pada saat pembelian dan pemakaian pertama kali. Melainkan harus dibebankan secara berkala melalui metode penyusutan. Metode penyusutan aset sendiri ada banyak macamnya, akan saya bahas lain kali. Intinya, jika harga aset adalah 100 juta rupiah, maka pembebanannya haruslah dibuat secara berkala dalam waktu 1-2 tahun atau lebih, tergantung taksiran lamanya dia berfungsi. Dan pembebanannya dibagi dalam tiap bulan.
  3. Aset haruslah bersifat tetap dan bisa digunakan lebih dari satu tahun. Mengapa? Karena jika sebuah barang berpotensi untuk hilang atau rusak dalam satu tahun, pembiayaannya akan menjadi tidak fair.

Selain syarat-syarat aset tersebut, ada beberapa poin lain yang mungkin akan muncul. Saya akan membahas syarat item bisa dikatakan aset pada kesempatan yang lain.

Sekarang, mari kita bahas dari fungsi aset itu sendiri.

Fungsi Aset untuk perusahaan

Dengan cara perhitungan yang unik, aset tentu memiliki fungsi yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan.

Fungsi aset di lapangan

Fungsi aset di lapangan tentu saja sangat mudah untuk diterka. Aset sebagai sebuah barang pasti memiliki utilitasnya masing-masing. Misal aset mesin produksi, pasti memiliki fungsi untuk menjalankan proses produksi. Aset barang transportasi pasti memiliki fungsi untuk membantu transportasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Aset tanah berfungsi untuk menjadi lahan yang bisa dimanfaatkan untuk proses bisnis perusahaan.

Fungsi aset di keuangan

Selain fungsinya secara live dan real time, aset juga memiliki fungsi lain yang menyenangkan. Dengan adanya aset, perusahaan menjadi memiliki evaluasi nilai yang tinggi di mata pihak luar. Akibatnya, hal itu bisa dijadikan modal untuk mengajukan pinjaman kepada pihak Bank. Nilai aset yang dimiliki perusahaan bisa menambah valuasi perusahaan yang membuat credit limit perusahaan menjadi semakin tinggi.

Itulah tadi beberapa hal yang bisa saya ceritakan mengenai aset di dalam perusahaan. Semoga membantu. Ada pertanyaan, tulis saja di comment box.

Application Consultant di RUN SYSTEM. Untuk ngobrol dengannya, sapa dia di akun twitternya: @agfianmuntaha.
Facebook Comments

2 thoughts on “Sekilas Tentang Aset

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *