Sekilas Tentang HACCP dan Poin Penting yang ada Di Dalamnya

post hrd 0004

Ketika kita membicarakan tentang bisnis makanan (baik itu makanan itu sendiri ataupun alat bantu untuk memakannya) tidak bisa tidak, kita akan berhadapan dengan banyak peraturan yang harus diurus. Mengapa? Karena industri makanan adalah industri yang paling tidak main-main soal kualitas. Industri pangan sangat menentukan kesehatan dan keamanan si konsumen, sehingga ketika kualitasnya dipertanyakan, sudah pasti produk pangan tersebut tidak boleh beredar di pasaran. 

Seperti kita tahu, ada banyak lembaga di Indonesia yang mengurusi soal izin peredaran produk pangan ini. Ada izin PIRT, ada pula izin BPOM. Akan kami bahas lebih mendetail di artikel lain soal dua izin ini. Secara singkat, biasanya P-IRT hanya mengatur makanan ringan yang dikonsumsi dengan normal tanpa menjanjikan efek apapun. Sedang BPOM, lebih kepada makanan yang memiliki khasiat tertentu. Efeknya, ketika produk baru mendapatkan izin PIRT saja dan belum mendapat izin POM-RT, maka di dalam kemasannya tidak boleh ada tulisan “untuk”. Ya, kata “untuk” saja tidak boleh. Apalagi yang lain, seperti berkhasiat, bermanfaat, dan sebagainya.

Tapi dalam standar internasional, kita juga mengenal standar HACCP. Standar internasional yang harus dimiliki oleh semua perusahaan dengan produk makanan yang beroperasi di seluruh dunia. Pertanyaannya, apa sebenarnya HACCP itu? Atau yang lebih simpel, apa kepanjangan dari HACCP itu? Tulisan ini akan mencoba menjawabnya.

Sekilas Tentang HACCP: Kepanjangan dari HACCP

HACCP adalah singkatan dalam bahasa Inggris, jadi mohon maaf, kepanjangan dari HACCP juga berupa bahasa Inggris. Tidak seperti PBB yang singkatannya sudah disesuaikan dengan bahasa kita, HACCP masih dalam bentuk bahasa Inggris. Dan sepertinya tidak akan diIndonesiakan.

Oke, langsung saja, apa kepanjangan dari HACCP itu?

Kepanjangan HACCP adalah Hazard Analysis & Critical Control Point.

Dalam bahasa Indonesia, bisa kita bilang “Poin kritis untuk mengkontrol dan menganalisa bahaya”.

Maksudnya apa? Mari kita lanjutkan ke apa itu HACCP.

Sekilas Tentang HACCP: Apa itu HACCP?

Tentu saja, karena istilahnya dalam bahasa Inggris, orang sering bingung apa sebenarnya HACCP itu, tapi kami akan mencoba menjelaskannya dengan cara sesingkat mungkin. HACCP merujuk pada sistem yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk memastikan produknya aman. Sistem ini juga disebut dengan Food Safety Management System. Dan sistem ini harus berdasarkan prinsip HACCP.

Oke, jadi sudah kebayang bukan? Pertanyaan lanjutannya adalah, memangnya kenapa kita harus menggunakan HACCP? Bukankah itu jelas-jelas akan mempersulit kita?

Sekilas Tentang HACCP: Mengapa Harus Menggunakan HACCP?

Sebenarnya pertanyaan itu sangat mudah dijawab. Kita pasti tidak mau makanan yang kita konsumsi dari toko-toko favorit kita ternyata mengandung penyakit berbahaya karena proses manufaktur yang salah, bukan? Kita tentu tidak mau anak-anak kita meminum susu yang ternyata bisa membahayakan mereka, dan mereka bisa mengambil susu berbahaya itu dari toko kapanpun mereka mau, bukan?

HACCP sebagai standar yang disetujui oleh semua pihak dunia, adalah salah satu alat kontrol yang sangat membantu kita, para konsumen untuk terhindar dari produk-produk berbahaya seperti itu.

Oke, kami rasa, cukup itu saja bahasan kita tentang HACCP. Ada banyak hal menarik yang bisa dibahas mengenai HACCP ini sebenarnya, kami akan membahasnya di lain kesempatan. Dan semoga, artikel sekilas tentang HACCP ini dapat membantu pembaca semua untuk lebih memahami HACCP.

Selamat malam dan tetap bahagia!

Application Consultant di RUN SYSTEM. Untuk ngobrol dengannya, sapa dia di akun twitternya: @agfianmuntaha.
Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *