Setelah 3 Pekan Menguat, Akhirnya Rupiah Melemah Lagi

post news 0003

Setelah selama bulan Oktober ini Rupiah terus menguat dan lepas dari kisaran 14.000-an, akhirnya pekan ini Rupiah harus melemah lagi. Hal itu termaktub dalam keputusan Menteri Keuangan pada 27 Oktober 2015.

Sepertinya sumpah pemuda tahun ini tidak berbanding lurus dengan kondisi Rupiah. Setelah di pertengahan Oktober bisa naik 1.000 rupiah sampai angka 13.764, dan terus menguat di pekan berikutnya hingga 13.549, sekarang, bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda yang legendaris, Rupiah harus turun lagi ke angka 13.665.

Dollar Memang Menguat

Tapi kita tidak perlu terlalu risau akan pelemahan Rupiah terhadap Dollar AS ini. Karena, sejatinya Dollar memang menguat secara global terhadap mata uang negara lain. Mungkin, kunjungan Presiden ke AS di pekan ini menjadi salah satu indikatornya.

Salah satu yang kemudian menjadi kabar baik untuk perekonomian Indonesia adalah menguatnya mata uang rupiah terhadap beberapa mata uang lain seperti Euro (Uni Eropa) dan Yen (Jepang).

Mata uang Rupiah menguat terhadap Euro setelah mendarat di angka 15,259.63. Sebelumnya nilai tukar Rupiah terhadap Euro adalah 15,435.06. Begitu juga untuk Yen. Pekan lalu nilai tukar Rupiah terhadap Yen Jepang adalah 11,361.49 untuk setiap 100 Yen. Sekarang, Rupiah menguat di angka 11,329.81 untuk setiap 100 Yen.

Secara keseluruhan, nilai tukar mata uang Rupiah (Kurs Pajak) pada periode ini cukup aman. Meskipun tentu saja, beberapa pihak masih harap-harap cemas dengan sepak terjang mata uang kesayangan Indonesia ini.

Daftar Kurs Pajak Periode 28 Oktober – 3 November 2015

USD Amerika Serikat 13,665.00

AUD Australia 9,874.57

CAD Kanada 10,424.00

DKK Denmark 2,045.21

HKD Hongkong 1,763.08

MYR Malaysia 3,201.92

NZD Selandia Baru 9,227.43

NOK Norwegia 1,649.37

GBP Inggris 21,013.35

SGD Singapura 9,795.55

Application Consultant di RUN SYSTEM. Untuk ngobrol dengannya, sapa dia di akun twitternya: @agfianmuntaha.
Facebook Comments

One thought on “Setelah 3 Pekan Menguat, Akhirnya Rupiah Melemah Lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *