Stop Working For Money: Bekerja untuk Belajar

Bekerja untuk belajar, finishgoodasia.com

POST HRD 0003

 “Improvement itu jauh lebih penting daripada sallary. Banyak orang yang kerja digaji tapi hidupnya monoton”, kalimat ini adalah kalimat yang pernah dilontarkan oleh penulis bernama Sam Maulana. Mayoritas jobseekers berpikir bahwa bekerja hanyalah untuk mendapatkan uang. Mereka cenderung mencari pekerjaan yang tidak sesuai dengan passion yang mereka miliki. Pola pikir mereka mengarah pada pemaksaan diri untuk bekerja di tempat perusahaan itu bersedia mempekerjakan mereka. Pada akhirnya mereka bekerja di bawah tekanan lalu mulai merasakan lelah dan terjebak oleh rutinitas kerja tanpa mengembangkan keahlian atau bakat yang dimilikinya. 

Berprinsip pada working for money akan menimbulkan beberapa kerugian. Simak apa saja kerugian dari working for money :

1. Bekerja untuk belajar: Tidak dapat mengembangkan diri

Bekerja di bidang yang tidak sesuai dengan passion atau bakat yang dimiliki akan menurunkan motivasi kerja. Jika hal ini terjadi terus-menerus, maka karyawan tersebut akan mengalami stagnan bahkan penurunan performa kerja. Selain itu, bakat yang ada dalam diri tidak dapat dikembangkan.

2. Bekerja untuk belajar: Mudah merasa lelah dan kurang menikmati hidup

Karyawan akan merasa bahwa beban kerja terasa lebih berat bila pekerjaan yang dilakukan adalah pekerjaan yang tidak diminati. Pekerjaan yang dilakukan secara berulang-ulang dan tidak memberikan minat pada karyawan akan memberikan rasa bosan sehingga karyawan akan cenderung kurang menikmati hidup dan pekerjaannya.

3. Bekerja untuk belajar: Tidak pernah merasa cukup

Uang memang diperlukan untuk keberlangsungan hidup sehari-hari. Namun, kecanduan akan uang akan dirasakan pada karyawan yang bekerja dan berorientasi pada uang atau gaji yang didapatkan. Sifat manusia yang tidak pernah puas akan memberikan dampak pada gaya hidup hedonis dan tidak pernah merasa cukup, bahkan seringkali merasa kekurangan.

Robert T. Kiyosaki, penasihat keuangan di Amerika pernah berkata, “When you are young, work to learn, not to earn”. Ilmu adalah pintu gerbang seseorang untuk meraih kesuksesan dan kebahagiaan. Ilmu yang didapat akan lebih penting dan jauh lebih berharga daripada beberapa helai kertas uang. Jangan pernah berhenti belajar. Jadilah karyawan produktif, kreatif, dan tanamkan mindset bahwa hidup adalah untuk belajar.

Sumber: http://kanasecure.com/news/stop-working-for-money-bekerjalah-untuk-belajar

Application Consultant di RUN SYSTEM. Untuk ngobrol dengannya, sapa dia di akun twitternya: @agfianmuntaha.
Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *