Tentang Go Live Dalam Implementasi ERP

post erp 0001Tentang Go Live Dalam Implementasi ERP – Finishgoodasia.com. Proses implementasi ERP merupakan salah satu proses yang cukup rumit dan tentu saja berujung pada harga implementasi yang mahal pula. Tentu saja, itu menunjukkan bahwa projek ERP adalah projek yang tidak main-main. Ada jutaan dollar yang dipertaruhkan di sini, dan setiap proses harus melalui perencanaan yang jelas. 

Sebagai proses berkesinambungan yang sangat menentukan masa depan perusahaan, ada banyak step yang harus dilalui dalam proses implementasi ERP, demi kemajuan perusahaan manufaktur itu sendiri. Beberapa langkah yang umum yang dilakukan adalah collect data, beta testing, dan go live.

Pada kesempatan kali ini, mari kita membahas tentang go live dalam implementasi ERP yang merupakan salah satu fase penting dalam memanfaatkan ERP menjadi sebuah alat kontrol yang bermanfaat besar untuk perusahaan.

Kita akan membahas tentang apa go live itu sendiri, apa impactnya untuk perusahaan, dan resiko yang ada di dalamnya.

Go Live Dalam Implementasi ERP : Apa itu Go Live?

Ya, mari memulainya dengan satu pertanyaan sederhana, apa itu go live? Simpel saja, maksud dari go live adalah bahwa proses bisnis perusahaan sudah menggunakan software ERP secara penuh. Artinya validasi dari software ERP sudah menjadi dasar langkah kerja karyawan dalam melakukan pekerjaannya.

Misal dalam proses bisnis procurement, kita tidak akan bisa memproses pembelian tanpa ada approval yang dilakukan di software ERP. Atau print out dokumen Purchase Order sudah menggunakan hasil dari software ERP yang tentu saja tidak bisa dimanipulasi oleh user.

Atau dalam proses bisnis sales dan marketing, setiap pengiriman barang tidak boleh dilakukan tanpa adanya perintah pengiriman dari software ERP. Dengan begitu, proses kontrol penjualan dilakukan melalui software ERP yang bisa dilihat langsung oleh management atau BOD (Board of Director).

Go Live Dalam Implementasi ERP : Apa pengaruhnya untuk perusahaan?

Ya, jika sudah go live memangnya apa pengaruhnya untuk perusahaan? Tentu saja banyak. Salah satu akibatnya adalah, proses dokumentasi harus berubah dan menyesuaikan standar software ERP, seperti nomor dokumen, cara memasukkan data, dan sebagainya. Bahkan, bisa jadi beberapa proses harus ada yang berubah demi kelancaran kontrol melalui software ERP ini.

Dengan mulai go live, berarti proses bisnis perusahaan harus sesuai dengan fitur yang ada di software ERP. Bisa jadi dilakukan perubahan kebijakan (Change Management) atau perubahan pada fitur software ERP (custom), dan itu harus sudah dilakukan oleh semua personil yang terlibat dalam proses bisnis.

Artinya, ketika sudah menggunakan software ERP, sudah tidak boleh lagi ada proses yang tidak tercatat di system. Semua harus dicatat dan dikontrol.

Akibatnya, biasanya akan ada perubahan kebiasaan yang membuat di awal-awal, pada masa transisi, beberapa proses menjadi lebih lama dari biasanya. Tapi bukankan itu selalu menjadi efek samping dari kegiatan kontrol yang diketatkan?

Go Live Dalam Implementasi ERP : Apa resikonya?

Ya, kita sudah membahas betapa asiknya go live ERP tadi. Mungkin jika membaca sampai atas tadi, sudah banyak perusahaan manufaktur yang langsung mencari vendor ERP terkenal di negaranya. Tapi perlu diingat, go live sendiri bukannya tanpa resiko.

Memutuskan go live, berarti kita sudah memutuskan untuk percaya pada keadaan software ERP sekarang sudah cukup untuk mengakomodasi kebutuhan perusahaan. Artinya, kita sudah mempercayakan kontrol bisnis kita dijalankan oleh si software ERP ini sendiri.

Artinya lagi…

Kalau sampai ada eror dan bug yang ada di vendor ERP, dan tidak segera tertangani, perusahaan akan sangat kesulitan dalam menjalankan bisnisnya.

Selain itu, ketika perusahaan mengalami kasus aneh yang terjadi dan tidak bisa diakomodir oleh kondisi software saat ini, bisa jadi akan ada biaya custom yang tentu saja tidak murah. Dan perusahaan bisa saja merugi karenanya.

Karena itulah, sudah sebaiknya kita juga tetap memikirkan masak-masak saat memutuskan untuk go live software ERP. Karena seperti yang kita bicarakan di awal, implementasi software ERP bukan main-main.

Application Consultant di RUN SYSTEM. Untuk ngobrol dengannya, sapa dia di akun twitternya: @agfianmuntaha.
Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *