Tentang Kapasitas Produksi

POST PRODUKSI 004

Kapasitas Produksi merupakan salah satu aspek penting dalam dunia usaha manufaktur. Apa itu kapasitas produksi dan seperti apa fungsinya? Tulisan ini akan mencoba menjawabnya untuk anda.

Seperti kita tahu bersama, di dalam dunia usaha, ada 3 jenis usaha berdasarkan bisnis prosesnya. Yaitu jasa, trading, dan manufaktur.

Jasa adalah jenis usaha yang tidak melibatkan stok dalam proses bisnisnya. Artinya, kita tidak perlu mementingkan inventory turnover dalam bisnis jasa.

Yang kedua adalah trading. Dalam jenis usaha trading, sudah ada stok barang yang terlibat dalam proses bisnisnya. Tapi, saat kita membicarakan trading, maka barang yang dibeli (purchase item) besar kemungkinan akan sama persis dengan barang yang dijual (sales item). Kalaupun ada yang beda, paling-paling hanya packaging unitnya saja.

Yang ketiga, yang paling sering dibahas di situs ini adalah Manufaktur. Manufaktur juga sudah melibatkan stok dalam proses bisnisnya. Tapi perbedaannya dengan trading, adalah bahwa purchase item pada manufaktur akan berbeda dengan sales itemnya. Mengapa? Karena pada manufaktur, ada satu proses yang unik dibanding trading, yaitu proses produksi.

Proses produksi adalah proses membentuk atau mengubah bahan baku menjadi barang jadi atau barang setengah jadi untuk dapat dijual. Proses inilah yang biasanya mahal untuk sebuah pabrik. Bahkan, sebuah pabrik tidak bisa mengklaim dirinya pabrik, kalau tidak melakukan proses produksi.

Lalu apa hubungannya antara proses produksi dengan kapasitas produksi? Hubungannya adalah sangat penting. Mengapa? Karena pada kapasitas produksi tidak akan bisa diterangkan tanpa terlebih dahulu mengetahui apa itu proses produksi.

Nah, berhubung proses produksi sudah diketahui, maka sekarang kita bisa membahas tentang kapasitas produksi.

Seperti dalam KBBI, kapasitas berarti adalah daya tampung. Begitupula dengan kapasitas produksi. Kapasitas produksi adalah perhitungan secara kuantitatif terhadap kemampuan sebuah pabrik dalam mengolah bahan baku menjadi barang jadi.

Contoh mudah untuk membicarakan kapasitas produksi adalah, dalam sehari, satu buah mesin pemotong besi dapat memotong berapa besi?

Ya, hitungan kapasitas memang terkadang beda-beda. Ada yang menghitungnya dalam satuan jam, shift, hari, bahkan bulan (karena memang ada proses produksi yang harus dilakukan satu bulan full baru ketahuan hasilnya.)

Lalu, apa fungsi dari kapasitas produksi? Kalau kita tahu berapa banyak barang yang bisa kita produksi terus untungnya di kita apa?

Banyak sekali!

Dengan mengetahui kapasitas produksi, kita bisa memiliki gambaran yang jelas, jika kita membutuhkan barang dalam jumlah tertentu, kita harus mengerjakan kapan agar barangnya bisa dikerjakan tepat waktu tanpa perlu lembur?

Misalnya seperti ini. Kita dapat pesanan dari konsumen untuk menyediakan 100.000 buah kancing pada tanggal 21. Nah, kalau kita mengetahui kapasitas produksi kita, kita dapat menyesuaikan waktu mulai pengerjaan dengan tanggal selesai. Katakanlah kita memiliki kapasitas produksi 10.000 buah kancing setiap hari. Itu artinya kita harus minimal mulai mengerjakan produksi 10 hari sebelum tanggal 21, yaitu tanggal 11.

Dengan timeline produksi yang tepat, akan memangkas biaya produksi.

Kalau pembuatan dilakukan terlalu cepat, misalkan tanggal 1 sudah dimulai. Proyeksinya tanggal 10 sudah akan selesai. Artinya, barang jadi akan menumpuk di gudang selama 11 hari! Dengan penumpukan barang di gudang, tentu ada resiko-resiko yang harus ditanggung oleh perusahaan.

Selain itu, kalau pembuatan terlalu lambat, akibatnya bisa banyak biaya lain yang muncul. Biaya lembur, biaya untuk vendor lain (jika akhirnya dilempar), dan biaya kepuasan konsumen jika akhirnya terlambat mengirimkan, dan sebagainya.

Untuk itulah, memahami berapa kapasitas produksi kita akan sangat membantu dalam proses PPIC (Production Planning And Inventory Control) serta menjadi satu langkah maju untuk akhirnya dapat melakukan metode kanban dalam proses produksi.

 

Application Consultant di RUN SYSTEM. Untuk ngobrol dengannya, sapa dia di akun twitternya: @agfianmuntaha.
Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *